Gandum Hayat, Benih yang Baik, Garam Dunia, Terang Dunia dan Penjala Manusia
Kaum beriman dilambangkan dengan gandum hayat, yang akan dikumpulkan ke dalam lumbung Tuhan. Kaum beriman sebagai gandum memiliki hayat ilahi di dalam mereka; hayat adalah diri Allah sendiri yang dinikmati oleh manusia (Mzm. 36꞉8‑10). Jika kita ingin hayat Kristus tak terhambat di dalam kita, kita harus mengalami peremukan salib, kematian Kristus yang membunuh di dalam Roh yang almuhit, agar rintangan‑rintangan berikut di dalam kita bisa ditanggulangi dan disingkirkan.
Baca Selengkapnya