Perampungan Injil
Surat Roma mencapai puncaknya bukan pada doktrin‑doktrin yang bersifat teoritis, melainkan pada perampungan akhir Injil yang termanifestasi melalui kehidupan gereja yang riil dan praktis. Setelah menguraikan proses panjang mulai dari penghukuman, pembenaran, pengudusan, hingga pengubahan, Rasul Paulus menegaskan bahwa sasaran tertinggi dari seluruh karya Allah adalah perwujudan satu Tubuh yang hidup.
Baca Selengkapnya