Artikel

Dibongkar untuk Memperhidupkan Kristus

21 May 2026
6 menit baca

Galatia 2:19b-20a

“...Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku...”
 

1. MANAJER KRISTUS

Hampir setiap orang Kristen adalah sejenis manajer terhadap Kristus. Kata yang cocok digunakan adalah 'manajer', dan bukan kata mengontrol atau menguasai. Setiap orang Kristen adalah majikan; Kristus bukan majikannya, Andalah majikannya. Jika Anda adalah seorang Kristen yang mengasihi dunia, Anda pasti akan memerintahkan Kristus untuk menempuh jalan Anda yang duniawi. Bahkan orang-orang yang berbuat dosa pun sedikit banyak juga dapat membawa Kristus untuk menempuh jalan mereka yang berbuat dosa. Bahkan orang-orang Kristen yang paling baik pun juga memerintahkan Kristus untuk menempuh jalan mereka. Anda membaca Alkitab, banyak berdoa dan suka bersekutu, tetapi di atas perkara-perkara ini, Anda adalah majikan. Anda memerintahkan Kristus untuk membaca Alkitab menurut cara Anda; Anda memerintahkan Kristus untuk berdoa menurut cara Anda.

Anda berkata bahwa Anda memperhidupkan Kristus, namun bukan Kristus yang hidup, tetapi Andalah yang hidup. Anda memerintahkan Kristus untuk menempuh jalan Anda, demikianlah Anda memperhidupkan Kristus. Saat Anda berbuat dosa dan mengasihi dunia, anda tidak berani berkata bahwa Anda memperhidupkan Kristus. Tetapi saat Anda membaca Alkitab, berdoa, bersekutu, hidup di dalam roh dan memperhidupkan Kristus, Anda berani berkata bahwa Anda memperhidupkan Kristus. Perkataan ini tidaklah salah bahwa Andalah yang memperhidupkan Kristus. Paulus berkata bahwa dia telah disalibkan, dan bukan dia lagi yang hidup, melainkan Kristuslah yang hidup (Gal. 2:20). Anda telah disalib, tetapi Anda masih berada di sini untuk memperhidupkan Kristus. Anda adalah majikan, Kristus adalah pegawai yang membantu untuk menyelesaikan urusan dari majikan yaitu untuk memperhidupkan Kristus. Anda harus menyadari bahwa ini sepenuhnya adalah perkara yang licik.
 

2. PERLUNYA UNTUK DIBONGKAR

Sejauh ini, kita telah membongkar banyak hal. Kita telah membongkar budaya, opini, keantikan, perangkap-perangkap yang Anda mustikakan dan kebiasaan hidup Anda sekalian. Masih ada banyak perkara yang harus Anda sekalian bongkar. Apakah tujuan dari membongkar seluruh perkara itu? Hingga sekarang ini kita belum mencapai sasaran; jalan yang harus kita tempuh sangat panjang, kita memiliki terlalu banyak perkara yang perlu dibongkar. Saya tidak mengatakan bahwa yang perlu kita bongkar hanyalah perkara negatif, tetapi mencakup perkara yang positif. Hingga hari ini pun kita masih tetap sebagai manajer. Hari ini kita masih di sini mengatur ini dan itu, masih tetap kita sendiri yang hidup. Kita menginginkan penghidupan yang sempurna, penghidupan yang mutlak dan penghidupan yang memperhidupkan Kristus; namun kita masih tetap tidak mampu berkata seperti Paulus, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.”
 

3. SITUASI YANG BERKABUT

Ini adalah penyebab mengapa sampai hari ini Tuhan belum datang. Israel telah pulih, Yerusalem juga telah dikembalikan kepada orang Yahudi, tetapi lihatlah kondisi di tengah-tengah orang Kristen, tidak ada yang dapat membuat orang berbesar hati dan berpengharapan. Yang Anda lihat di tengahtengah orang Kristen adalah kebutaan, kesombongan, kekejian dan kegelapan. Kitab 1 dan 2 Timotius berkata bahwa ada sekelompok orang karena sombong sehingga menjadi buta(1 Tim. 3:6; 6:4; 2 Tim. 3:4). Ini adalah kondisi di tengah-tengah orang Kristen hari ini. Bahasa asli dari dibutakan memiliki arti diselubungi oleh sejenis asap kabut yang telah menyelubungi langit, dan telah menyelubungi penglihatan Anda, sehingga Anda tidak dapat melihat. Apakah itu kabut? Yaitu kesombongan dan kecongkakan. Orang-orang Kristen hari ini penuh dengan kecongkakan dan kesombongan. Kecongkakan dan kesombongan mereka menyebarkan sejenis kabut, yang dapat menyelubungi seluruh kondisi agar penglihatan mereka menjadi kabur. Karena itulah mereka menjadi buta. Paulus menggunakan istilah ini untuk menubuatkan kejatuhan dan kegagalan gereja, bersamaan dengan itu, juga untuk menanggulangi kondisi gereja yang sedang merosot. Mengapa gereja dapat merosot? Karena kebutaan, kebutaan disebabkan oleh kesombongan.

Jika kita bersungguh-sungguh terhadap Tuhan, lambat laun pada suatu hari kita tidak akan mengatur apa-apa lagi. Dia harus memiliki kedudukan yang penuh untuk mengaturnya, itu barulah benar-benar memperhidupkan Kristus. Kita semua, terutama orang-orang yang menuntut, suka membuat jadwal. Semakin Anda menuntut, maka jadwal kita pun semakin ketat. Orang yang berantakan, tidak ada rencana dan tidak ada jadwal. Manakah yang lebih baik? Tentu saja yang memiliki jadwal yang lebih baik. Satu jadwal dapat memberitahu Anda dalam satu hari Anda harus membaca berapa pasal Alkitab, dalam satu minggu harus membaca berapa berita. Ini lebih baik daripada orang-orang malas yang tidak memiliki jadwal. Tetapi dengarlah, saat Anda memiliki jadwal yang padat, Anda akan menjadi majikan yang keras. Anda telah membuat jadwal untuk Kristus. Tetapi ini adalah Anda. Anda harus bertumbuh sampai pada satu taraf yaitu Anda tidak kendur, tetapi Anda juga tidak mengendalikan segalanya. Ini sangatlah baik, tetapi tidak mudah. Kita ingin tidak kendur namun tidak mengendalikan segalanya. Karena itu kita memerlukan pelatihan.

Pelatihan tidak akan membuat Anda kendur, jika kendur pasti akan dihukum. Namun Anda harus tahu bahwa saat Anda telah memiliki jadwal yang padat, Anda harus membongkar dan melepaskan beban itu, Anda harus mendapat kelepasan dari jadwal Anda. Jangan lagi kembali kepada kondisi yang kendur, tetaplah di posisi itu, tetap berada di posisi itu adalah untuk membongkar diri anda. Anda telah menerima pelatihan, di satu sisi pelatihan ini memang membantu Anda; namun di sisi lain, akhirnya juga menjadi suatu penghalang. Anda harus bagaimana? Tidak ada jawaban atas pertanyaan ini. Hari ini banyak orang yang masih berada di tahap yang kuat ini, yaitu menggunakan tekad yang kuat untuk membaca Alkitab, penyegaran pagi, berdoa dan memperhidupkan Kristus. Ini semua sangatlah baik, ini semua juga suatu keharusan, tetapi ini semua mungkin akan menjadi penghalang. Perkara-perkara ini sedang membangun diri 'Anda'. Anda telah dibawa sampai kepada satu taraf bahwa Anda tidak tahu harus berbuat apa. Anda tidak dapat maju, tidak dapat tinggal, juga tidak dapat pergi. Ini adalah suatu tanda yang sangat baik! Ini menunjukkan bahwa Anda telah maju. Tuhan telah membawa Anda kepada satu taraf dimana Anda harus membongkar diri Anda sendiri.

Apa yang telah kita bicarakan adalah realitas dari praktek penghidupan orang Kristen. Anda akan melihat bahwa yang mengganggu Kristus adalah 'Anda' yang memiliki penuntutan dan ingin mengubah diri sendiri. Di satu sisi, Anda mengasihi Dia dengan sepenuhnya, Anda juga mengejar Dia; namun di sisi lain, karena Anda adalah majikan, Anda terus mengganggu Dia dan menghalangi Dia. Anda setiap hari memberi perintah kepada Tuhan berdasarkan jadwal rohani Anda, Anda meminta Dia untuk mengerjakan sejumlah perkara bagi Anda. Pada suatu hari, langit Anda sekalian akan cerah, maka Anda sekalian akan melihat perkara-perkara ini.
 

Sumber: Perfecting Training, Bab 19